Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Okkbgt2018-Books Download

Pedoman Pengelolaan Pembelajaran OKkbgt2018
11 Dec 2019 | 27 views | 0 downloads | 30 Pages | 5.68 MB

Share Pdf : Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Okkbgt2018

Download and Preview : Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Okkbgt2018


Report CopyRight/DMCA Form For : Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Okkbgt2018



Transcription

PEDOMAN PENGELOLAAN,PEMBELAJARAN,PENDIDIKAN,ANAK USIA DINI. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini,Tahun 2018. PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI i. PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN,PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Kata Sambutan. elamat atas diterbitkannya revisi ke 2 buku Pedoman Implementasi Kurikulum 2013. Diterbitkan oleh Pendidikan Anak Usia Dini PAUD yang telah disempurnakan untuk memudahkan para. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini pendidik dan tenaga kependidikan dalam menerapkan kurikulum 2013 PAUD. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Undang undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan isi dan bahan pelajaran.
serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk. vi 50 hlm foto 21 x 28 5 cm mencapai tujuan pendidikan tertentu Berdasarkan pengertian tersebut terdapat dua dimensi. kurikulum Dimensi pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan isi dan bahan. ISBN pelajaran sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. 978 602 73704 8 7, Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini PAUD mencakup pengembangan pada aspek. struktur kurikulum proses pembelajaran dengan pendekatan saintifi k dan penilaian yang. Pengarah bersifat autentik Kurikulum 2013 mengusung pengembangan pembelajaran konstruktivisme. Ir Harris Iskandar Ph D yang lebih bersifat fl eksibel dalam pelaksanaan sehingga memberi ruang pada anak untuk. mengembangkan potensi dan bakatnya Model pendekatan kurikulum tersebut berlaku. Penyunting dan ditetapkan di seluruh tingkat serta jenjang pendidikan sejak Pendidikan Anak Usia Dini. Ella Yulaelawati M A Ph D hingga Pendidikan Menengah Keajegan model pendekatan di semua jenjang ditujukan. Dra Kurniati Restuningsih M Pd untuk membentuk sikap pengetahuan dan keterampilan peserta didik yang lebih konsisten. sejak awal sehingga diharapkan peserta didik mampu berkembang menjadi sumber daya. Tim Penulis manusia yang memiliki kompetensi sikap beragama kreatif inovatif dan berdaya saing. Ali Nugraha dalam lingkup yang lebih luas, Utin Ritayanti Sebagai jenjang paling dasar Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini diharapkan. Yulianti Siantayani menjadi fundamen bagi penyiapan peserta didik agar lebih siap dalam memasuki jenjang. Sisilia Maryati pendidikan lebih tinggi Mengantarkan anak usia dini yang siap melanjutkan pendidikan. tidak hanya terbatas pada kemampuan anak membaca menulis dan berhitung tetapi juga. Desain Layout dalam keseluruhan aspek perkembangan Tanggung jawab ini harus dipikul bersama antara. Surya Evendi pemerintah pengelola dan pendidikan PAUD orang tua serta masyarakat. Rulnaidi Untuk menyamakan langkah khususnya bagi para pelaksana layanan program PAUD guna. perlu diberikan pedoman pelatihan dan acuan acuan yang dapat dijadikan sebagai rujukan. Reviewer para pendidik dalam menerapkan kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini di satuan. Gunarti D Lestari pendidikannya, Rahmitha P Soendjodjo Pencapaian pendidikan yang lebih baik melalui penerapan Kurikulum 2013 PAUD merupakan. Sartana suatu keniscayaan jika dilaksanakan bersama sama oleh seluruh komponen. Mareta Wahyuni Terima kasih,Arika Novrani,Retno Wulandari Jakarta Maret 2018. Suryani Br Sinulingga Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Pendidikan Masyarakat,Dokumen Dit Pembinaan PAUD.
Sekretariat Ir Harris Iskandar Ph D,Noor Ilman Saputra. NIP 196204291986011001,Sari Rahayu Setyaningrum, ii PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI iii. Kata Pengantar Daftar Isi, edoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Kata Sambutan iii. merupakan acuan pelaksanaan kurikulum PAUD 2013 sesuai dengan teori. Kata Pengantar iv, filosofi dan landasan pengembangan kurikulum tersebut yang disertai. dengan contoh contoh penerapannya Daftar Isi v, Pedoman ini sebagai revisi ke 2 dari pedoman yang telah diterbitkan tahun Bagaimana Mengelola Pembelajaran di PAUD 1.
2016 Perubahan lebih difokuskan pada pengembangan materi yang disusun Perhatikan Karakteristik Kurikulum 2013 PAUD 1. secara sederhana menarik ramah dan aplikatif agar dapat dipahami dan. dilaksanakan oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan PAUD yang Hal hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pembelajaran yang. kondisi dan potensinya beragam serta dapat dijadikan rujukan sesuai dengan menyenangkan di PAUD 1. kajian kajian yang melandasinya Apakah yang Dimaksud Pendekatan Saintifik 3. Pedoman implementasi Kurikulum 2013 PAUD ini merupakan contoh yang Mengapa Perlu Pendekatan Saintifik 5. memungkinkan penyesuaian lebih lanjut dengan kondisi potensi dan budaya. Cara Belajar Anak Usia Dini 5, setempat Hal penting dalam Kurikulum 2013 PAUD adalah keterbukaan. dalam menerima perubahan baik perubahan dalam cara berpikir kebiasaan Prinsip Pembelajaran PAUD 7. sikap pengetahuan dan keterampilan peserta didik Buku ini sangat terbuka Pentingnya Pendekatan Saintifik pada Anak Usia Dini 18. untuk perbaikan dan penyempurnaan di masa mendatang Untuk itu kami. mengundang para pembaca memberikan saran dan masukan untuk perbaikan Bagaimana Proses Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran di PAUD 21. dan penyempurnaan Kapan Pendekatan Saintifik dapat Dialami Anak 28. Saya mengucapkan terima kasih kepada penyusun penelaah penyunting dan Seperti Apa Penerapan Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik 32. semua pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan pedoman implementasi. Penutup 47, Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini ini Semoga Allah SWT senantiasa. melimpahkan rahmat dan karunia Nya kepada kita semua dan dapat memberikan Lampiran 48. yang terbaik bagi kemajuan pendidikan anak usia dini Daftar Pustaka 50. Jakarta Maret 2018,Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Ella Yulaelawati M A Ph D,NIP 195804091984022001, iv PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI v. Bagaimana Mengelola,Anak sebenarnya seorang peneliti alami.
Biarkanlah ia mencari tahu dari apapun yang ditemui. Pembelajaran di PAUD, Semakin banyak yang dipelajari maka semakin banyak pula. informasi yang dimiliki,Perhatikan Karakteristik Kurikulum 2013 PAUD. Kurikulum PAUD menggunakan pembelajaran,tematik dengan pendekatan pembelajaran yang. bermakna dan menyenangkan dalam pemberian Perhatikan. rangsangan pendidikan Kurikulum sebagai,program pengembangan bagi anak mampu. Karakteristik cara, mengembangkan semua potensi anak agar anak usia dini.
menjadi kompeten belajar,Prinsip prinsip,pembelajaran. Hal hal yang harus diperhatikan dalam,melaksanakan pembelajaran yang. menyenangkan di PAUD,Guru perlu memperhatikan cara anak usia dini. belajar dan prinsip prinsip pembelajaran dalam, PAUD Anak usia dini belajar secara bertahap dengan cara berpikir yang khas Anak. belajar dengan berbagai cara melalui proses interaksi dengan lingkungannya Pada. prinsipnya anak belajar melalui bermain untuk itu perlu menyediakan kegiatan. bermain yang sesuai dengan perkembangan anak sehingga anak bisa menjadi. pembelajar aktif dan memungkinkan anak menjadi semakin kreatif Kegiatan. bermain yang didukung oleh lingkungan yang kondusif sesungguhnya memberikan. kesempatan kepada anak untuk belajar mengembangkan nilai nilai karakter Pada. saat bermain anak belajar berbagi peduli kerjasama bertanggung jawab dan. lain lain Penanaman nilai nilai karakter untuk anak usia dini akan terbangun pada. saat anak melakukan praktek langsung dan melihat model teladan dari orang lain. vi PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 1. Untuk itu sangat diperlukan lingkungan yang, Anak dapat belajar kondusif yang akan mendukung pembentukan.
karakter anak,optimal jika,Melalui bermain,Pemanfaatan media dan sumber belajar yang. mudah ditemukan di lingkungan serta dukungan,Apakah yang Dimaksud. fasilitator,dari fasilitator dalam hal ini guru akan membuat. anak dapat belajar secara optimal Dukungan,Pendekatan Saintifik. yang dapat diberikan guru berupa,Ada media dan,a memberi kesempatan untuk mencoba meng.
sumber belajar, eksplorasi dan menggunakan berbagai obyek Pendekatan saintifik adalah salah satu pendekatan dalam membangun cara. bahan dengan cara yang beragam berpikir agar anak memiliki kemampuan berpikir yang diperoleh melalui. proses mengamati menanya mengumpulkan informasi menalar dan. b memberi dukungan dengan pertanyaan dan atau bimbingan yang tepat mengomunikasikan hasil pemikirannya Pendekatan saintifik akan memperkaya. pengalaman belajar anak,c menghargai setiap usaha dan hasil karya anak. d tidak membandingkan anak dengan anak yang lain Hal ini didasarkan pada pemikiran Piaget yang mengatakan bahwa Anak. belajar dengan cara membangun pengetahuannya sendiri melalui pengalaman. Pendekatan pembelajaran yang menyenangkan merupakan proses pembelajaran. yang diperolehnya Vygotsky berpendapat bahwa Lingkungan termasuk. yang dirancang agar anak secara aktif dapat mengamati menanya mengumpulkan. anak lain atau orang dewasa dan media sangat membantu anak dalam belajar. informasi menalar dan mengomunikasikan baik terkait diri sendiri lingkungan. untuk memperkaya pengalaman anak Untuk itu kurikulum 2013 PAUD. atau kejadian di sekitar anak Penerapan pendekatan pembelajaran yang baik akan. mengusung cara belajar anak agar memiliki kompetensi sikap pengetahuan. menumbuhkan kemampuan berpikir anak Salah satu pendekatan pembelajaran. dan keterampilan yang merupakan proses hasil penyelidikan investigasi anak. tersebut adalah pendekatan saintifik,terhadap lingkungannya. Penanaman sikap dibangun melalui pembiasaan habituasi dan keteladanan. modeling Pengembangan pengetahuan dan keterampilan dapat dilakukan. melalui pendekatan saintifik penanaman sikap pada anak usia dini secara lebih. detail dijelaskan dalam Pedoman Penanaman Sikap, 2 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 3. terjadi jika air busa ini,kutiup Mengapa,benda ini bisa.
menempel di magnet,Mengapa Perlu,Pendekatan Saintifik. Pendekatan saintifik dalam pembelajaran di PAUD Semakin banyak indera. Supaya guru dapat memilih pendekatan,Pendekatan saintifik yang digunakan semakin. pembelajaran yang paling sesuai dengan cara,mengembangkan kemampuan tinggi kemampuan anak. belajar anak maka guru perlu memahami tentang,berpikir anak Pendekatan. pendekatan saintifik Selain itu guru juga harus menangkap informasi. saintifik digunakan mulai, mengenali karakteristik anak usia dini cara belajar Gunakan semaksimal.
dari anak datang pada saat,anak dan prinsip pembelajaran PAUD. anak terlibat dalam kegiatan mungkin alat indera,main termasuk saat kegiatan. Cara Belajar Anak Usia Dini,pembelajaran sains maupun. kegiatan lainnya misalnya 1 Anak belajar secara bertahap. main peran main balok main,Anak merupakan pembelajar alami Anak me. keaksaraan atau melakukan,mulai belajarnya sejak lahir dan terus ber.
kegiatan seni hingga anak Anak bermain peran Dokter dokteran. kembang secara bertahap sesuai pengalaman,yang mereka miliki Mereka belajar dengan cara. Agar pelaksanaan pembelajaran,a Bertahap sesuai dengan tingkat kema. sesuai dengan setiap,tangan perkembangan berpikirnya. kemampuan yang hendak, dicapai maka diperlukan b Mulai segala sesuatu dari hal hal yang bersifat konkrit ke abstrak. pedoman pembelajaran sesuai c Menggunakan seluruh inderanya yaitu dengan. dengan karakteristik anak yang melihat mendengar menghidu merasa. mengacu pada kurikulum 2013 dan meraba Oleh karena itu anak dapat. PAUD sebagai rambu rambu mengamati menghidu berbagai aroma. bagi guru di lapangan di mendengarkan berbagai macam bunyi ara. lembaga atau satuan PAUD,Belajar dari, merasakan mencicipi mendorong me bersosialisasi nak Bersifat khas.
Anak bermain balok Membangun Istana,narik bahkan menggerak gerakkan elajar. benda dengan berbagai cara yang,PENDEKATAN SAINTIFIK. Mendukung anak anak dalam proses mencari tahu tentang sesuatu dengan caranya sendiri atau disukainya dll. dengan bimbingan guru Berbagai, Mendukung anak untuk melakukan penemuan mereka sendiri 2 Cara berpikir anak bersifat khas. Menumbuhkan minat mengembangkan gagasan kesempatan mengekspresikan kebebasan Cara anak berpikir berakar dari pengalamannya sehari. imajinasi dan kreativitas anak serta menguatkan perasaan anak terhadap sesuatu. Mendukung anak untuk mengomunikasikan hasil berpikirnya kepada orang lain. hari Sumber pengalaman anak didapat dari, 4 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 5. a Pengalaman sensori yaitu saat anak menggunakan inderanya pengli. hatan pendengaran penghidu perasa pengecap peraba Bernus memukul mukul dinding dengan tangan sekali kali ia juga memukul menggunakan alat. atau menjejakkan kakinya Selintas ia sedang berbuat yang dapat merusak dinding Tetapi saat. ditanya Bernus menjawab Aneh ya kalau dipukul tangan suaranya dung dung kalau pakai. pensil jadi tek tek tapi kalau pakai kaki jadi bum bum Ternyata Bernus sedang melakukan. percobaan perubahan bunyi pada dinding,4 Anak belajar saat bersosialisasi.
Anak memperoleh banyak pengetahuan dan keterampilan melalui interaksi. dengan lingkungannya Kemampuan berbahasa kemampuan sosial emosional dan. kemampuan lainnya berkembang pesat bila anak diberi kesempatan bersosialisasi. dengan teman benda alat main dan orang orang yang ada di sekitarnya. Stimulasi indera pada anak, b Pengalaman berbahasa yang didapatkan anak saat mereka berkomunikasi. dengan teman orang tua guru atau orang lain, c Pengalaman budaya yang didapatkan anak melalui kebiasaan di rumah. nilai yang diterapkan dalam keluarga termasuk yang berlaku di ling. d Pengalaman sosial yang diperoleh dari teman sepermainan perilaku. orang dewasa dan lain lain, e Pengalaman yang bersumber dari buku media massa seperti surat kabar Belajar bersama teman. majalah televisi radio dan lain lain, 3 Anak belajar dengan berbagai cara Prinsip Pembelajaran PAUD. Anak senang mengamati dan menggunakan mainannya dengan berbagai cara 1 Belajar melalui Bermain. Misalnya mobil mobilan dapat digerakkan maju mundur dimainkan rodanya Anak di bawah usia 6 tahun berada pada masa bermain Pemberian rangsangan. dibongkar dll Namun orang dewasa sering menginginkan anak bermain pendidikan dengan cara yang tepat melalui bermain dapat memberikan. seperti yang dipikirkan mereka Sebaiknya anak perlu diberi kesempatan pembelajaran yang bermakna pada anak Bermain merupakan kegiatan yang. untuk memainkan alat permainan dengan berbagai cara sehingga menemukan dilakukan berulang ulang demi kesenangan Piaget 1951 Bermain juga. pengetahuan atau pengalaman baru Orang dewasa berperan memperkuat atau merupakan suatu aktivitas yang membantu anak mencapai perkembangan. memberikan makna terhadap pengetahuan atau pengalaman yang didapatkan yang utuh baik fisik maupun mental intelektual sosial moral dan emosional. oleh anak Pada saat bermain anak melatih otot besar dan kecil keterampilan berbahasa. Eksplorasi anak terhadap mainannya, menambah pengetahuan belajar mengatasi masalah mengelola emosi.
bersosialisasi mengenal matematika sains dan banyak hal lainnya. Bermain bagi anak juga sebagai kegiatan rekreasi pelepasan energi dan emosi. Pada saat bermain anak merasa nyaman dan gembira Dalam keadaan tersebut. semua saraf otak dalam keadaan rileks sehingga memudahkan dalam menyerap. berbagai informasi dan pengetahuan serta dapat membangun pengalaman positif. Kegiatan pembelajaran melalui bermain mempersiapkan anak menjadi senang. 6 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 7. Contoh anak belajar melalui bermain antara lain e Membungkus dengan daun pisang. a Bermain di kebun pisang Anak berlatih bersyukur atas kemampuan. Anak belajar tentang berbagai ukuran yang diberikan Allah SWT kemam puan untuk. pohon pisang besar sedang kecil tinggi membungkus melatih motorik halus belajar. sedang rendah warna buah pisang tentang fungsi warna dan tekstur daun pisang. kuning hijau merah tekstur daun kerjasama membungkus dengan daun pisang. pisang rasa buah pisang manis asam bersama sama mengenal teknologi sederhana. asam manis cara memelihara pisang menggunakan daun pisang sebagai pembungkus. cara perkembangbiakan pisang manfaat dan sebagainya. pisang dan lain lain Anak juga belajar f Bermain peran jual beli pisang. mengenal dan mencintai lingkungan Ketika bermain peran bersama anak lainnya. sekitar misalnya dengan mengenal anak melatih kemampuan berbahasa. berbagai jenis pisang memberikan pupuk mengikuti aturan main mengenal fungsi. pada tanaman pisang dan sebagainya berbagai alat dan bahan main dan. b Menganyam daun pisang sebagainya Pada kegiatan ini anak juga. Anak melatih motorik halus konsentrasi belajar keaksaraan awal melatih kemampuan. belajar tentang pola anyaman melatih in berbahasa mengenal aturan main melatih. dera peraba merasakan tekstur daun pisang daya nalar dan sebagainya. mengenal warna daun pisang dan sebagainya g Kreasi membuat mainan dari pelepah. c Membuat cap dengan pelepah pisang pisang, Anak melatih motorik halus konsentrasi Anak belajar mengenal berbagai aktivitas. mengenal pola merasakan tekstur pe seni melatih motorik halus bekerjasama. lepah pisang belajar antri dan sabar dengan anak lain membangun kemampuan. bergantian menggunakan pelepah berbahasa mengenal teknologi sederhana. pisang melatih kecakapan ber alat dan bahan untuk membuat mainan. bahasa berbicara dengan teman dan dan sebagainya,sebagainya h Membuat sup buah. d Membuat sate pisang Anak mengenal teknologi sederhana. Anak berlatih bersyukur atas karunia peralatan membuat sup buah belajar hidup. Allah SWT adanya buah pisang melatih sehat makan buah membuang sampah. motorik halus konsentrasi kepekaan pada tempatnya mandiri dan percaya diri. indera pengecap merasakan sate pisang membangun kecakapan sosial emosional. sabar membuat untaian sate pisang satu dan sebagainya. persatu belajar menjaga kebersihan i Bermain ayunan. membuang kulit pisang pada tempatnya Anak melatih kekuatan otot otot kasarnya. berbagi membagi sate pisang kepada melakukan prediksi sejauh mana ayunan dapat. guru atau teman dan sebagainya diayunkan belajar berhati hati agar tidak. 8 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 9. 2 Berorientasi pada Perkembangan a Kegiatan pembelajaran. Anak direncanakan dan,Guru harus mampu mengembangkan dilaksanakan untuk. semua aspek perkembangan sesuai mengembangkan seluruh. dengan usia anak Perkembangan potensi anak baik fisik. anak tergantung pada kematangan maupun psikis,anak Kematangan anak dipe b Kegiatan pembelajaran. ngaruhi oleh status gizi kesehatan dilaksanakan dengan. pengasuhan pendidikan dan faktor cara yang menyenangkan. bawaan Perkembangan anak bersifat individual Pada anak dengan usia sesuai dengan usia dan. yang sama dapat mengalami perkembangan yang berbeda terutama dalam tahap perkembangan Guru bermain bersama anak. irama dan kecepatannya Oleh karena itu guru perlu memahami tahapan c Pembelajaran PAUD berorientasi pada anak bukan pemenuhan keinginan. perkembangan anak sehingga dapat memberikan kegiatan dan dukungan lembaga guru orang tua. yang sesuai walaupun kegiatannya dilakukan di dalam kelompok 5 Pembelajaran Aktif. 3 Berorientasi pada Kebutuhan Anak secara Menyeluruh Guru perlu menciptakan banyak kegiatan menarik yang dapat membangkitkan rasa. Guru harus mampu memberi rangsangan pendidikan atau stimulasi sesuai de ingin tahu memotivasi berpikir kritis dan kreatif pada anak Anak didorong untuk. ngan kebutuhan anak termasuk anak yang mempunyai kebutuhan khusus menjadi pembelajar aktif yaitu melakukan aktivitas belajar atas dasar ide anak. Agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal diperlukan bukan hanya mengikuti instruksi atau arahan guru Ketika menjadi pembelajar. aktif seluruh panca indera anggota tubuh dan proses berpikir anak juga aktif. a Kesehatan dan gizi yang memadai, Pembelajaran yang aktif akan lebih banyak memberikan kesempatan kepada.
b Pengasuhan yang tepat, anak untuk melakukan dan terlibat langsung dalam kegiatan yang telah. c Pendidikan direncanakan oleh guru Anak lebih banyak diberi kesempatan untuk mengamati. d Pemenuhan serta perlindungan terhadap hak hak anak hak atas kelang berdiskusi mencoba dan melakukan eksplorasi sehingga mendapatkan lebih. sungan hidup partisipasi tumbuh dan berkembang perlindungan banyak informasi bermakna untuk membangun pengetahuan sikap dan. Program layanan PAUD harus memenuhi kebutuhan tersebut Penyelenggara keterampilan Pembelajaran aktif dapat terlaksana ketika anak lebih banyak. PAUD harus bekerjasama dengan berbagai pihak yang terkait seperti layanan diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan dunia dan benda benda nyata. kesehatan gizi kesejahteraan sosial hukum dan orang tua Dengan kata lain Misalnya ketika tema. layanan PAUD Holistik Integratif menjadi keharusan termasuk untuk anak tanaman subtema. berkebutuhan khusus Layanan PAUD holistik integratif merupakan upaya tanaman buah sub. pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan subtema pisang. esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan sistematis dan kegiatan yang dapat. terintegrasi Layanan tersebut mencakup layanan pendidikan kesehatan gizi dilakukan antara lain. perawatan pengasuhan perlindungan dan kesejahteraan dengan melibatkan. pihak terkait baik instansi pemerintah organisasi kemasyarakatan organisasi a Bermain di kebun. profesi tokoh masyarakat dan orang tua pisang,b Menganyam daun. 4 Berpusat pada Anak, Anak diberi kesempatan untuk mencari menemukan menentukan pilihan me. c Mencap dengan, ngemukakan pendapat dan aktif melakukan serta mengalami sendiri Dengan. pelepah pisang, demikian anak adalah sebagai pusat pembelajaran yang artinya.
10 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 11. karakter dilakukan secara terpadu baik,melalui pembiasaan dan keteladanan yang. bersifat spontan maupun terprogram,Nilai nilai karakter yang termuat dalam. kompetensi dasar sikap meliputi,a Menerima ajaran agama yang dianutnya. b Menghargai diri sendiri orang lain dan,Perilaku ingin tahu. lingkungan,c Memiliki perilaku hidup sehat,d Rasa ingin tahu.
g Percaya diri,h Disiplin,k Peduli Perilaku mandiri. d Membuat sate pisang,e Membungkus dengan daun pisang. m Menyesuaikan diri,f Bermain peran jual beli pisang. n Bertanggung jawab,g Kreasi membuat mainan dari pelepah pisang. h Membuat sup buah,p Rendah hati dan santun dalam ber.
i Permainan huruf yang terkait dengan pisang meniru tulisan menyusun interaksi. huruf meronce huruf mengelompokkan dan lain lain,Nilai nilai karakter tersebut dapat dibangun. j Mencocokan jumlah benda dengan angka melalui berbagai kegiatan main anak. Melalui berbagai kegiatan di atas anak menda Perilaku kreatif. patkan kesempatan berinteraksi dengan dunia, nyata misalnya kebun pisang benda benda Hargailah setiap a Kegiatan Bermain di kebun pisang. nyata buah pisang daun pisang pohon pisang anak tanpa pernah Nilai karakter menghargai diri sendiri orang lain dan lingkungan. berbagai jenis buah dan sebagainya Interaksi membanding. b Kegiatan Menganyam daun pisang, tersebut mendorong anak untuk lebih banyak bandingkan dengan. anak lain Nilai karakter kreatif estetis,melakukan sehingga menjadi pembelajar. aktif SETIAP ANAK c Kegiatan Membuat cap dengan pelepah. ADALAH pisang,6 Berorientasi pada Pengembangan Karakter.
ISTIMEWA Nilai karakter Sabar mandiri,Pemberian rangsangan pendidikan dan pem. belajaran diarahkan untuk mengembangkan d Kegiatan Membuat sate pisang. nilai nilai karakter Pengembangan nilai nilai Nilai karakter hidup sehat rasa ingin tahu. 12 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 13. e Kegiatan Jual beli pisang,Nilai karakter jujur bertanggung jawab peduli. f Kegiatan Kreasi membuat mainan dari pelepah pisang. Nilai karakter kreatif estetis sabar jujur,g Kegiatan Membuat sup buah. Nilai karakter memiliki perilaku hidup sehat mandiri. 7 Berorientasi pada Pengembangan Kecakapan Hidup, Pemberian rangsangan pendidikan dan pembelajaran diarahkan untuk me. ngembangkan kecakapan hidup anak Kecakapan hidup yang dimaksud adalah. kemampuan untuk menolong diri sendiri sehingga anak tidak tergantung se. cara fisik maupun pikiran kepada orang lain Pengembangan kecakapan hidup. dilakukan secara terpadu baik melalui pembiasaan keteladanan maupun ke. giatan bermain yang terprogram,a Kegiatan membuat sate pisang.
Kecakapan hidup yang dibangun antara lain memilih peralatan secara man. diri membuang sampah pada tempatnya mengembalikan dan mengambil 8 Lingkungan Kondusif. peralatan secara mandiri dan sebagainya Lingkungan pembelajaran diciptakan sedemikian rupa agar menarik menye. nangkan aman dan nyaman bagi anak Penataan ruang diatur agar anak. b Kegiatan membuat sup buah, dapat berinteraksi dengan guru pengasuh dan anak lain Lingkungan yang. Kecakapan hidup yang dibangun antara lain menyiapkan peralatan secara kondusif mampu mendorong munculnya proses pemikiran ilmiah Lingkungan. mandiri bertanggung jawab membersihkan dan merapikan peralatan men yang kondusif atau yang mendukung mencakup suasana yang baik waktu yang. cuci tangan sebelum makan dan sebagainya cukup dan penataan yang tepat. Suasana lingkungan yang mendukung anak belajar, a Memberikan perlindungan dan kenyamanan saat anak bermain dengan. bahan dan alat sesuai dengan ide dan karakteristik anak. b Memberi kebebasan kepada anak untuk melakukan eksplorasi dan ekspe. rimen atau melakukan percobaan sederhana, c Memberi kesempatan anak untuk memberikan penjelasan tentang cara kerja. dan hasil yang dibuatnya, d Menyediakan berbagai alat dan bahan yang dapat mendukung cara anak. e Memberi dukungan dalam bentuk pertanyaan yang mendorong anak me. ngembangkan ide bukan memberi arahan untuk dilakukan anak. Waktu yang cukup meliputi waktu untuk bermain beristirahat bersosialisasi. ataupun melakukan aktivitas lain yang disesuaikan dengan kondisi anak serta. mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, 14 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 15.
Penataan lingkungan yang mendukung belajar adalah lingkungan yang a Menghargai perbedaan dan keistimewaan anak tanpa membeda bedakan. a Bersih Lingkungan belajar dan seluruh sarana pembelajaran hendaklah b Menghargai gagasan dan karya anak tanpa membandingkan dengan anak. bersih yaitu terbebas dari debu lainnya, asap sampah kotoran binatang c Memberi kesempatan pada anak melakukan dan menolong dirinya sesuai. maupun hal hal lainnya yang dengan kemampuannya untuk mendapatkan pengalaman bermain yang. mengganggu bermakna, b Aman Sarana dan prasarana pem d Memfasilitasi anak dengan beragam obyek baik yang bersumber dari alam. belajaran hendaknya dipastikan maupun buatan yang menarik sehingga memunculkan rasa ingin tahu anak. aman atau tidak membahayakan dan anak akan melakukan pengamatan misalnya bunga bunga kolam ikan. anak sehingga anak terbebas dari aquarium sangkar burung atau kandang kelinci dll. kemungkinan kecelakaan, c Rapi Penataan lingkungan dan per 10 Menggunakan Berbagai Media dan Sumber Belajar. alatan secara rapi salah satunya ber,Penggunaan media dan sumber yang ada di. tujuan untuk untuk membiasakan,lingkungan ini bertujuan agar pembelajaran.
anak berperilaku rapi dan teratur,lebih kontekstual dan bermakna lebih dekat. d Sehat Lingkungan hendaknya dengan kehidupan anak Sumber belajar yang. membebaskan anak dari ke dimaksud adalah orang orang dengan profesi. mungkinan terjangkit atau tertular tertentu yang sesuai dengan tema misalnya. penyakit Misalnya ketersediaan air dokter polisi nelayan dan petugas pemadam. bersih yang cukup udara yang tidak kebakaran Pembelajaran kontekstual akan Alam sebagai sumber pengetahuan. mengandung cemaran ventilasi menguntungkan anak karena. dan pencahayaan yang cukup dan,sebagainya a Penggunaan berbagai media dan sumber. belajar dimaksudkan agar anak dapat, e Memperhatikan tinggi badan anak Media pembelajaran termasuk alat. menggali pengetahuan melalui benda, permainan hendaknya ditata sesuai dengan tinggi badan anak Hal ini salah. benda di lingkungan sekitarnya Anak, satunya dimaksudkan untuk membangun perilaku mandiri misalnya anak.
yang terbiasa menggunakan alam, mampu mengambil dan mengembalikan sendiri peralatan main yang hendak. dan lingkungan sekitar untuk belajar,atau sudah digunakan. akan lebih peka kesadarannya untuk, 9 Berorientasi pada Pembelajaran Demokratis memelihara lingkungan. Pembelajaran yang demokratis sangat TIPS SEDERHANA UNTUK MENGGALI PENGETAHUAN ANAK ANTARA LAIN. diperlukan untuk mengembangkan, Ajaklah anak untuk memperhatikan saluran air yang ada di sekitar Lembaga PAUD. rasa saling menghargai antara anak Diskusikan dengan anak. dengan guru dan anak yang lain Apa saja yang terlihat. Pembelajaran demokratis memupuk Ada benda apa saja yang ikut hanyut. sikap konsisten pada gagasan sendiri Apa jadinya jika banyak benda yang dibuang di saluran tersebut. Apa yang seharusnya dilakukan, tetapi menghargai orang lain dan Pastikan saluran air yang diamati tidak membahayakan baik dari kedalaman kederasan air.
mentaati aturan Oleh karena itu kandungan limbah maupun pagar pembatasnya Pastikan aman tidak ada anak yang jatuh. pembelajaran yang demokratis ke dalam saluran air, adalah pembelajaran yang Anak menyatakan pendapatnya. 16 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 17. b Piaget meyakini bahwa anak belajar banyak dari media dan alat yang. digunakannnya saat bermain Karena itu media belajar bukan hanya yang Meidina sedang bermain di sentra. berasal dari pabrikan tetapi juga segala bahan yang ada di sekitar anak memasak Mereka akan membentuk. seperti daun tanah batu batuan tanaman dan sebagainya bulatan dari tepung beras. Meidina berkata Aku beri air dulu, Untuk bermain peran anak dapat menggunakan daun daun kering sebagai pengganti uang. Untuk pengembangan kognitif anak dapat menggunakan daun untuk kegiatan tepungnya biar bisa dibulat bulat. penggelompokkan berdasarkan warna bentuk dan ukuran. Mira Kasih airnya sedikit saja supaya, Daun juga dapat digunakan untuk kegiatan seni seperti kolase. tidak lembek, Contoh penggunaan berbagai media dan sumber belajar Kemudian mereka bekerja bersama. a Bermain ke kebun pisang membentuk bulatan Mereka telah. Media pohon pisang daun pisang buah pisang peralatan untuk meme mengatasi masalah menganalisa dan. lihara pisang juga mengevaluasi bahan tepung, Sumber belajar petani pisang guru agar bisa di bentuk bulatan.
Berkarya dengan tepung,b Menganyam daun pisang, Media daun pisang Dari contoh aktifitas saintifik sederhana di atas dapat ditarik beberapa manfaat. penerapan pendekatan saintifik yaitu,Sumber belajar guru. a Lebih mudah diterima oleh anak,c Bermain peran jual beli pisang. b Lebih bermakna bagi anak,Media buah pisang timbangan kantong plastik. c Lebih utuh diterima oleh anak,Sumber belajar pedagang pisang guru.
d Lebih melekat menjadi perilaku anak, d Kreasi membuat mainan dari pelepah pisang e Mengurangi verbalisme menghindari guru untuk banyak menjelaskan secara. Media pelepah pisang pisau lisan, Sumber belajar orangtua guru f Lebih mudah diterapkan oleh anak. Perlu diketahui bahwa penggunaan media harus sesuai dengan usia memperhatikan g Anak lebih menghargai kemampuan yang diperolehnya. prinsip keamanan anak dan hendaknya selalu dalam pengawasan guru h Anak lebih percaya diri. Pentingnya Pendekatan Saintifik pada Anak Usia Dini i Anak lebih bangga terhadap kemampuan yang diperolehnya. Pembelajaran dengan pendekatan j Kemampuan yang diperoleh lebih permanen. saintifik diterapkan di lembaga PAUD, untuk melanjutkan perilaku belajar yang Manfaat Lain dari pembelajaran dengan pendekatan saintifik yaitu anak banyak. telah dimiliki anak Hal ini penting untuk mendapat pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari anak saat bermain. membantu anak memahami dunia sekitarnya meliputi,Proses mengumpulkan mengolah informasi. a Konsep nilai agama dan moral benar salah ciptaan Tuhan sifat Tuhan cara. dan mengomunikasikan yang diketahuinya,beribadah dll.
merupakan langkah pengembangan berpikir, kritis b Konsep matematika membilang menjumlah mengelompokkan pola. ukuran dll, 18 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 19. c Konsep sains perubahan benda kembang biak cara hidup sifat benda dll. d Konsep bahasa memahami ucapan mengucapkan membedakan bunyi. Bagaimana Proses Pendekatan Saintifik, e Konsep sosial tempat kebiasaan budaya cara berpakaian cerita masa lalu dll. dalam Pembelajaran di PAUD, f Konsep seni nada lagu gerak berirama kriya membentuk menggambar dll. Proses Pendekatan Saintifik merupakan rangkaian mencari tahu dengan cara. Pendekatan saintifik merupakan proses berpikir ilmiah yang menghubungkan menjelajah melalui tahapan. semua konsep dalam suatu rangkaian kerja yang tidak terpisah antara satu dengan 1 Mengamati. yang lainnya, Mengamati merupakan kegiatan menggunakan semua indera penglihatan.
Melalui pendekatan saintifik anak membangun pengetahuan sikap dan keteram pendengaran penghidu peraba dan pengecap untuk mengenali suatu. pilan dengan cara melakukan bukan didikte ataupun hafalan benda yang diamatinya Semakin banyak indera yang digunakan dalam proses. mengamati maka semakin banyak informasi yang diterima dan diproses dalam. Berikut merupakan contoh penerapan pendekatan saintifik otak anak Guru berperan sebagai pengamat dan pendukung fasilitator bukan. sebagai instruktur,1 Di sudut main peran terjadi percakapan berikut. Femy Wah bapak sudah rapi mau berangkat Marcel bermain main di halaman dengan membawa kaca pembesar Marcel. kerja ya mengamati dengan cara membolak balikkan kaca pembesar Lalu ia melihat. Alfian Iya mau ada rapat di kantor rumput dengan kaca pembesar. Femy Naik apa ke kantor Pak Marcel berkata Daun rumputnya jadi besar besar ada bulu bulunya. Alfian Naik motor saja ya biar cepat dipegangnya halus. Femy Hati hati di jalan Pak Banyak mobil Lalu Marcel mengamati kerikil Batunya bolong bolong. Jangan lupa berdoa ya Proses mengamati dilakukan anak dengan atau tanpa menggunakan alat. Marcel melihat dengan,Kedua anak itu sudah memiliki konsep sosial. kaca pembesar,tentang pekerjaan teknologi tentang sepeda. motor mempercepat waktu lingkungan tentang Kegiatan mengamati dapat menggunakan berbagai macam media untuk obyek. kondisi jalanan dan konsep agama tentang tertentu baik di dalam atau di luar kelas Kegiatan ini dapat dilakukan sendiri. berdoa Ayah akan berangkat bekerja,atau bersama sama sesuai tema yang sedang dibahas. Proses mengamati penting untuk membangun pengetahuan awal anak tentang. suatu benda atau kejadian Guru dapat menuliskan cerita anak yang disertai. 2 Kenzi merasa takjub ketika beberapa benda, menempel pada magnet yang dipegangnya Kenzi gambar sederhana tentang pengetahuan yang sudah disebutkan anak tadi.
mencoba menempelkan magnet pada benda Proses mengamati juga untuk membangun minat anak mengetahui lebih banyak. benda lainnya ternyata ada benda yang tidak bisa,tentang sesuatu yang diamatinya. menempel pada magnetnya Kenzi mengulang dan, mengulang lagi Akhirnya Kenzi menyimpulkan 2 Menanya. tidak semua benda bisa menempel Menanya merupakan proses berpikir yang didorong oleh minat keingintahuan. Bu Aristi mendekat Apakah semua benda dapat,menempel Kenzi. anak tentang suatu benda atau kejadian Pada dasarnya anak senang bertanya. Kenzi Ini paku dan peniti bisa menempel Kalau Anak akan terus bertanya sampai rasa penasarannya terjawab Seringkali orang. daun dan plastik tidak menempel tua dan guru mematahkan rasa keingintahuan anak dengan menganggap anak. Kenzi secara langsung belajar mengelompokkan terlalu banyak bertanya. benda magnetik dan bukan magnetik, Menanya sebagai proses menggali pengetahuan baru Guru dapat membantu. Belajar tentang sifat magnet anak untuk menyusun pertanyaan yang ingin mereka ketahui. 20 PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 21.


Related Books

#10467 THE CLASSIFICATION OF LIVING THINGS

 10467 THE CLASSIFICATION OF LIVING THINGS

A fast-paced visual collage of living things provides an enticing entry into the program The Classification of Living Things. This rich array of biological images reflects the enormously diverse world of living things and the enormous task of identifying and organizing them for study. Students immediately see the challenge of meaningful ...

Classification of Living Organisms - Social Circle City ...

Classification of Living Organisms Social Circle City

Classification of Living Organisms I. General A. Scientists have described and named a total of 1.5 million species. It is estimated that the total number of species is about 10 million. Life on earth is constantly evolving and changing slowly over time. Scientists attempt to order the natural world by grouping and classifying all living ...

RN to BSN & R2B Online Completion Program Student Handbook

RN to BSN amp R2B Online Completion Program Student Handbook

Your presence here indicates your commitment to learning or expanding on your knowledge of the nursing profession at Eastern Michigan University. Faculty expect you to be an active participant in identifying and meeting your learning objectives as well as self-evaluation of your progress.

CAMRYN CASSIDY - Department of Computer Science

CAMRYN CASSIDY Department of Computer Science

(ABET). The evaluator, Dr. David Dampier of ... to 5 people to put together a software system using ... any group of people who desire a simple way to ...

STUDENT RESEARCH DEVELOPMENT CENTER AGMUS Ins tute of ...

STUDENT RESEARCH DEVELOPMENT CENTER AGMUS Ins tute of

insight on science and has helped feed my desire for ... Christoph Sen?, Dr. Pieter Tans Program ... Dr. John Wu, Dr. Helen He, Dr. Shane Canon, Dr. David Bailey ...

BACHELOR OF SCIENCE IN NURSING STUDENT HANDBOOK 2015-16

BACHELOR OF SCIENCE IN NURSING STUDENT HANDBOOK 2015 16

BACHELOR OF SCIENCE . IN NURSING . STUDENT HANDBOOK . 2015-16 . GENERAL INFORMATION . This publication is for informational purposes and is neither a contract nor an offer to contract. The College reserves the right to change any provisions or requirements at any time without notice. This material supplements the Wayne State University Undergraduate Bulletin and the Schedule of Classes and is ...

The Continuum of Positionality in Action Research

The Continuum of Positionality in Action Research

37. 3. The Continuum of . Positionality in Action Research. R. esearcher positionality is important in all research. Essentially, your posi-tionality as a researcher means asking the question, Who am I in relation

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BERAS HITAM TERHADAP KADAR ...

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BERAS HITAM TERHADAP KADAR

beras hitam kaya akan nutrisi seperti asam amino, kalium, magnesium, kalsium, zat besi serta pigmen antosianin. Beras hitam juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah kanker.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak beras hitam terhadap kadar trigliserida tikus wistar (Rattus novergicus).

Cardiac Nursing - Acute/Episodic Care Career Pathway

Cardiac Nursing Acute Episodic Care Career Pathway

Cardiac Nursing - Acute/Episodic Care Career Pathway Competency Statements Cardiac Nursing Competency Statements January 2004

CONOCIMIENTOS QUE INTERVIENEN EN LA PRACTICA DOCENTE

CONOCIMIENTOS QUE INTERVIENEN EN LA PRACTICA DOCENTE

toma el docente sea particular, dificil de genera-iizar, convirtiendo a cada ambito practico en un problema de accion nuevo. "La practica docente es una practica so-cial, compleja, incierta, imprevisible. dinami-ca, contextualizada ycondicionada por facto-res objetivos como lo politico, econdmico, cultural, pero tambien por factores subjetivos